Sabtu, 23 Mei 2015

Menduga-Duga



Bismillah...

Kemaren pas aku lagi nyari salah satu buku catatanku di antara tumpukan buku-majalah-koran yang lama kubiarkan awut-awutan, aku malah terpaku pada beberapa buah artikel lawas. Maklumlah, kalo lagi nyari sesuatu, tapi malah nemu yang ‘menarik’, ya akhirnya malah kelupaan sama yang dicari. Trus berhenti nyari dan malah keasyikan buka-buka sama baca-baca tulisan lainnya. -_- Salah satu tulisan yang kubaca adalah artikel yang dimuat pada koran Med*a Indonesia edisi 9 November tahun 2010.

Pas di bagian pertengahan koran tadi, ada artikel yang mengulas tentang seputar Pemilusela Amerika Serikat tahun itu. Di bagian bawah artikel, terdapat beberapa nama calon kandidat partai Republik yang diduga akan bersaing memperebutkan kursi panas pada tahun 2012 nanti. Di antara para tokoh yang diulas adalah Mitt Romney, Tim Pawlenty, Sarah Pallin, Bobby Jindal, dan seterusnya. Membaca nama tokoh-tokoh ini membuatku teringat pada sebuah kebodohan yang pernah kulakukan sekitar dua tahun yang lalu.

Jumat, 15 Mei 2015

Golongan Darah AB mah, emang gitu orangnya...

Bismillah...

Setelah sekian lama menebak-nebak dalam kebingungan, akhirnya aku terpakasa juga ngecek golongan darahku. Karena waktu itu aku butuh surat keterangan sehat, dan surat keterangan sehatnya harus menyertakan golongan darah. Jadi, ya gitu deh...

Rabu, 22 April 2015

“Kapan Mati?”

Bismillah...

Ibnu ‘Amr radhiyallahu ‘anhu berkata, “Bekerjalah untuk duniamu, seakan kamu hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kamu mati besok.”

Apakah aku sudah mengamalkannya? Belum. Selama ini, aku terlalu mementingkan dunia dari pada akhirat. Terbukti dengan sederetan cita-cita yang pernah kutulis, hampir semuanya ditetapkan berdasar standar dunia. Karena apa yang selama ini ada di benakku adalah: aku akan mati setelah usiaku menginjak tujuh puluh sekian tahun. Kejar dunia dulu, baru akhirat ngikut. Sombong pun!

Lalu tiba-tiba, seorang teman yang sepertinya kurang kerjaan, berbagi hasil kuis salah satu app facebook. Kuis tersebut memang cuma ditujukan untuk iseng-iseng, karena kuis ini meramalkan sampai tahun berapa seseorang akan hidup, dan juga meramalkan orang tersebut akan meninggal dengan cara yang bagaimana. Konon kata si kuis, temanku tadi akan meninggal pada tahun 2059 dengan cara ditembak drone. Komentar yang dia cantumkan dalam hasil kuis iseng tersebut adalah spekulasi mengenai alasan kenapa dia harus mati dengan cara ditembak drone. Dia bilang, mungkin cara tadi (mati karena ditembak drone) terjadi karena dia terlalu banyak membahas teori konspirasi.

Rabu, 10 Desember 2014

Makhluk tuhan paling usil

Bismillah...

Assalamu’alaikum dekNie mbak Sinung. Masie inget ga nie? Hehe. Dek aku mau ngasie kabar, InsyaAlloh hari Minggu jam 19.00 wib, aku ngadain resepsi di graha XXX. Kalo ada  waktu dateng eaa dek. InsyaAlloh dek Anu, dek Itu, dek Ini, juga datang… ;)
Makasie dek. Jangan lupa foto bareng manten ea.

“Hehe... Pengen dateng c mbak. Tapi kalo acaranya malam, izin untuk keluarnya mungkin sulit. Barakallah ya mbak… Semoga menjadi keluarga yang SaMaRa.”

“Aamiin ya robbal alamin makasie dek.  ;)”

Betewe, kalimat mbak Sinung yang bilang, “Jangan lupa foto bareng manten ea” tadi, bikin aku ketawa. Rasanya geli-geli gimanaaaa gitu pas ngebacanya. Baru kali ini dapet undangan walimahan macam undangannya mbak Sinung. Undangannya via SMS, nggak ada unsur formalnya blas, ada kalimat lucunya pula. Jadi pengen usil. :v

Quote of the day-nya mana?”



Bismillah...

Beberapa tahun yang lalu, provider kartu selulerku sedang getol-getolnya memberikan promo: kirim 3 SMS, gratis 100 SMS ke semua operator. Promo ini membuatku sumringah bukan kepalang. Aku jadi bisa ber-SMS ria dengan teman-temanku, yang kebanyakan memang berbeda operator.